64 Orang Terjaring Operasi Yustisi, 11 Diantaranya PNS

Selasa, 5 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Operasi Yustisi di Jalan Dr. Cipto depan Kantor Pemkab Sumenep

Operasi Yustisi di Jalan Dr. Cipto depan Kantor Pemkab Sumenep

SUMENEP, detikkota.com – Saat Operasi Yustisi di Jalan Dr. Cipto depan Kantor Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur, 64 orang tidak mematuhi protokol Covid-19, Selasa (5/1/2021).

Giat tersebut diikuti oleh personel gabungan dari Polri, TNI, CPM, Satpol PP, dan BPBD.

Purwo Edi Prawito Kepala Satpol PP Sumenep mengatakan, kegiatan Operasi Yustisi ini adalah untuk Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jumlah Pelanggar yang tidak mematuhi Prokes Covid-19 ada 64 orang, 11 orang PNS, 2 orang Pegawai Bank, 1 Orang Pegawai Yayasan, 29 Orang Umum, 21 orang Pelanggar tanpa Identitas,” urainya, Selasa (5/1).

Menurutnya, pelaksanaan Operasi Yustisi tersebut merupakan tindak lanjut dari Inpres No. 6 tahun 2020 dan Perbup No. 61 tahun 2020.

Selain para pelanggar protokol diberhentikan dan dilakukan pendataan, juga mengamankan sementara KTP bagi pelanggar protokol kesehatan oleh Satpol PP.

Dia juga menerangkan, dari 64 orang yang terjaring tidak menggunakan masker, oleh petugas penegak disiplin Protokol Kesehatan telah diberikan sanksi.

“Sanksi sosial bagi pelanggar yang tidak membawa kartu identitas berupa tindakan pengucapan Pancasila, membaca surat pendek dan push up,” tandasnya. (fer)

Berita Terkait

Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan
Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan
PT IKS Kembali Jadi Sorotan, Pekerja Keluhkan Sistem Pengupahan hingga Dugaan Pelanggaran
Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata
Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Persawahan Gapura, Ditemukan Luka di Kepala dan Leher
Pemkot Malang Perkuat Edukasi Terkait LGBT, DPRD Dorong Pendidikan Karakter Berkelanjutan
BMKG: Cuaca Jawa Timur Didominasi Cerah, Waspadai Udara Kabur dan Gelombang Perairan Selatan

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:11 WIB

Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:07 WIB

Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:27 WIB

PT IKS Kembali Jadi Sorotan, Pekerja Keluhkan Sistem Pengupahan hingga Dugaan Pelanggaran

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:52 WIB

Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:49 WIB

Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan

Berita Terbaru