Perabot Rumah Tempat Munculnya Api Misterius Dikeluarkan

Senin, 9 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perabot rumah milik H. Badri warga Desa Payudan Nangger, Kec. Guluk-Guluk, Kab. Sumenep dikeluarkan.

Perabot rumah milik H. Badri warga Desa Payudan Nangger, Kec. Guluk-Guluk, Kab. Sumenep dikeluarkan.

SUMENEP, detikkota.com – Pemilik rumah yang menjadi tempat munculnya api misterius, H. Badri (55) bersama keluarga, asal Desa Payudan Nangger, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mengeluarkan semua perabot rumah dan meletakkannya di depan halaman.

Tampak sejumlah barang yang mudah terbakar juga dikeluarkan, di antaranya kain, bantal dan karung jagung. Benda-benda tersebut sebelumnya dilalap api misterius.

Pemandangan di rumah yang menjadi sasaran api misterius tersebut terlihat acak-acakan karena semua pakaian dimasukkan ke dalam karung. Sedangkan perabot lainnya seperti kursi, tempat tidur semuanya ditaruh di halaman rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang kerabat, Ahmad Efendi menceritakan, semua isi rumah yang dianggap mudah terbakar memang sengaja dikeluarkan. Sebab, selama 4 hari ini api yang muncul seperti mengincar barang-barang tersebut.

“Isi rumah dikeluarkan semua karena biasanya api itu mengenai barang yang mudah terbakar. Khawatir ini akan kena api lagi,” terangnya, Minggu (8/10/2023).

Sedangkan warga, tokoh masyarakat setempat hampir setiap malam melakukan penjagaan di rumah tersebut. Ini dilakukan untuk mengantisipasi api misterius Kembali muncul secara tiba-tiba.

Diberitakan sebelumnya, sebuah titik api misterius tiba-tiba muncul di rumah warga Desa Payudan Nangger, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Peristiwa aneh tersebut direkam oleh warga dan beredar viral di media sosial.

Rumah warga yang terbakar diketahui milik H. Badri (55). Sedangkan percikan api diketahui muncul pertama kali di taplak meja rumah.

Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menceritakan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (4/10/2023). Percikan api sempat membakar sekitar 20 menit. Percikan api tidak hanya muncul pada 1 titik, namun ada di 7 titik lainnya.

Atas kejadian tak wajar itu, nggota Polsek Guluk-Guluk telah melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP).

“Percikan api terakhir muncul di dapur, mengenai karung yang berisi tumpukan tongkol jagung,” terang AKP Widiarti, Kamis (5/10/2023).

Mantan Kapolsek Kota Sumenep itu menuturkan, titik api yang muncul itu lalu dipadamkan oleh warga. Namun keanehan kembali terjadi karena api kembali muncul di titik yang berbeda.

Meski peristiwa tersebut tidak dilaporkan ke polisi, namun atas informasi dari warga petugas dengan sigap kendatangi lokasi kejadian.

Berita Terkait

Perahu Terbalik Saat Pasang Jaring, Nelayan Lansia di Sumenep Meninggal Dunia
Kasus Curanmor di Lenteng Terungkap, Polisi Amankan Pria Berinisial AM
Truk Kontainer Tabrak Lima Sepeda Motor dan Truk Tangki di Pandaan, Tiga Orang Tewas
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
Mahfud MD Nilai Penangkapan Eks Kepala BGN Tepat, Soroti Tata Kelola Program MBG
Aktivis dan Praktisi Hukum Datangi PN Sumenep, Pertanyakan Eksekusi Lahan Sengketa yang Belum Terlaksana
Pemkab Sumenep Dukung Pelatihan Paralegal, Bantuan Hukum Ditarget Menjangkau Desa
LBH Achmad Madani Putra Komitmen Hadirkan Layanan Hukum hingga Desa Terpencil

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:17 WIB

Perahu Terbalik Saat Pasang Jaring, Nelayan Lansia di Sumenep Meninggal Dunia

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:46 WIB

Kasus Curanmor di Lenteng Terungkap, Polisi Amankan Pria Berinisial AM

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:33 WIB

Truk Kontainer Tabrak Lima Sepeda Motor dan Truk Tangki di Pandaan, Tiga Orang Tewas

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:47 WIB

Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:39 WIB

Mahfud MD Nilai Penangkapan Eks Kepala BGN Tepat, Soroti Tata Kelola Program MBG

Berita Terbaru