Ratusan Warga Kepulauan yang Tertahan di Pelabuhan Kalianget Akhirnya Berangkat

Senin, 11 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Penumpang Menuju Pulau Sapeken

Ratusan Penumpang Menuju Pulau Sapeken

SUMENEP, detikkota.com – Ratusan warga kepulauan Sumenep rute Sapeken dan Kangean akhirnya diberangkatkan yang sempat tertunda akibat cuaca buruk.

Ratusan penumpang menuju Sepeken dan Kangean antri naik ke Kapal. Pantauan media, mereka berbondong-bandong pulang ke kampung halaman untuk menikmati bulan suci ramadhan.

Salah satu penumpang tujuan Sepekan Fahrur Rosi mengaku, sudah tiga hari menanti keberangkatan kapal akibat cuaca yang tidak bersahabat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya disini sudah 3 hari,” kata Fahrur Rosi kepada sejumlah media di Pelabuhan Kalianget Senin (11/03/2024).

Menurut Fahrur, tertundanya keberangkatan kapal ini berdasarkan informasi diterimanya karena faktor cuaca.

Sementara perjalanan dari pelabuhan Kalianget menuju Sepekan berkisar 14 jam. “Karena angin cuaca buruk,” ucapnya.

Sementara ditanya soal penumpang membludak kata Fahrur, ini faktor sudah memasuki bulan suci ramadhan dan jelang lebaran idup fitri.

“Karena pengaruh puasa ini dan mau lebaran,” ucapnya.

Perwira Jaga Harian Pelabuhan Donny, m Kalianget menjelaskan, hari ini kondisi cuaca sangat baik hal ini berdasarkan informasi BMKG sehingga pihaknya memberangkatkan.

“Kita berangkatkan hari ini tujuan Sepekan, Sepudi dan Kangean,” kata Donny menjelaskannya.

Berita Terkait

Proyek Galian Gorong-Gorong di Pakandangan Tengah Disorot, Belasan Pengendara Dilaporkan Kecelakaan
Kuliner Ikan Asap Blimbingsari Banyuwangi Bertahan Sejak 1977, Jadi Favorit Wisatawan
Revitalisasi Pantai Pondok Bali Subang Segera Dimulai, Kang Rey Tegaskan Fokus Pada Penataan Tanpa Merusak Ekosistem
Kericuhan Warnai Turnamen Voli Piala Bupati Cup Sumenep, Suporter Terlibat Tawuran
Lansia di Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana
Sego Lemeng dan Kopi Uthek Meriahkan Festival “Janda Reni” di Banyuwangi
Siang Hari, Mushola di Desa Kowel Pamekasan Dilalap Api
Ground Breaking JLKT, Upaya Jaga Ekosistem dan Tata Wisata Bromo

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:49 WIB

Kuliner Ikan Asap Blimbingsari Banyuwangi Bertahan Sejak 1977, Jadi Favorit Wisatawan

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:25 WIB

Revitalisasi Pantai Pondok Bali Subang Segera Dimulai, Kang Rey Tegaskan Fokus Pada Penataan Tanpa Merusak Ekosistem

Selasa, 28 April 2026 - 13:30 WIB

Kericuhan Warnai Turnamen Voli Piala Bupati Cup Sumenep, Suporter Terlibat Tawuran

Senin, 27 April 2026 - 17:39 WIB

Lansia di Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana

Minggu, 19 April 2026 - 23:20 WIB

Sego Lemeng dan Kopi Uthek Meriahkan Festival “Janda Reni” di Banyuwangi

Berita Terbaru