Ditemukan Menangis Hingga Kencing Darah, Anak Di Bawah Umur Warga Arjasa Pulau Kangean Diduga Alami Pelecehan Seksual

Senin, 30 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu korban, Masuamna saat registrasi perawatan korban S di RSUD Abuya, Kangean, Kab. Sumenep.

Ibu korban, Masuamna saat registrasi perawatan korban S di RSUD Abuya, Kangean, Kab. Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Dugaan tindak pidana pelecehan seksual yang menimpa anak di bawah umur berinisial S (9), warga Dusun Sumba, Desa Pajenangger, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menggemparkan warga sekitar.

Pasalnya, S yang masih duduk di bangku kelas 2 SD setempat itu harus dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abuya, Pulau Kangean usai mengalami kejadian tersebut.

Informasi yang dihimpun media ini, kejadian nahas itu bermula pada saat korban S menonton tv di rumah tetangga yang tak jauh dari rumahnya pada Kamis (26/10/2023) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Memang biasa, setiap malam dia nonton tv di rumah tetangga,” tutur Masuamna, ibu korban, Senin (30/10/2023).

Karena sudah larut malam dan belum pulang, lanjutnya, dirinya mencari S ke rumah tetangga, tempat dia biasa menonton tv. Namun, korban malah didapati sedang nangis tanpa diketahui penyebabnya.

“Kemudian saya bawa pulang ke rumah. Meski ditanya penyebab dia nangis, tetapi anak saya tetap bungkam,” tutur Masuamna.

Meski penasaran, sang ibu membiarkan anaknya dan tidak memaksa untuk menceritakan kejadian yang menyebabkannya menangis.

“Pada hari Sabtu (28/10/2023) anak saya mengeluh sakit perut. Bahkan, saat kencing keluar darah,” ucapnya.

Melihat kejadian itu, dia membawanya ke Pustu Desa Pajenangger untuk memeriksakan anaknya. Berdasarkan keterangan tenaga kesehatan di Pustu, S mengalami luka lecet dibagian kemaluan.

“Petugas Pustu menyarankan kami untuk memeriksakan S ke Puskesmas Arjasa guna mengetahui lebih lanjut yang dialaminya,” imbuhnya.

Masuamna menyatakan, sesampainya di Puskesmas Arjasa, pihaknya justru diberi surat rujukan untuk membawa S ke RSUD Abuya Kangean guna penanganan lebih lanjut.

“Berdasarkan keterangan tenaga kesehatan atas apa yang dialami anak saya, kami merasa curiga dan berinisiatif untuk melaporkan masalah ini ke Polsek Arjasa,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Arjasa, Iptu Mohammad Komar saat dikonfirmasi melalui pesan singkat mengarahkan media ini untuk menanyakan langsung pada Bagian Humas Polres Sumenep.

“Ijin, Mas. Silahkan langsung satu pintu ke Humas Polres,” tulisnya singkat.

Sayangnya, Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti belum menjawab konfirmasi media ini yang dikirim melalui pesan singkat.

Berita Terkait

Satpol PP Surabaya Segel Tiga Toko Miras, Puluhan Botol Diamankan
Polresta Sumenep Tangani Dugaan KDRT, Suami Diduga Aniaya dan Ancam Bunuh Istri
Sempat Masuk DPO, Tersangka Penipuan Rp200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
Percakapan di Aplikasi Komunikasi Bongkar Dugaan Persetubuhan Anak di Sumenep, Pria 22 Tahun Ditahan Polisi
Polsek Masalembu Ungkap Peredaran Sabu, Hampir 50 Gram Diamankan
Projo Purwakarta: Tiga Tahun Cukup untuk Persiapkan Diri Jadi Partai Politik
Jual Beli Pil Y Terbongkar di Gapura, Polresta Sumenep Amankan 311 Butir

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Satpol PP Surabaya Segel Tiga Toko Miras, Puluhan Botol Diamankan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Polresta Sumenep Tangani Dugaan KDRT, Suami Diduga Aniaya dan Ancam Bunuh Istri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Sempat Masuk DPO, Tersangka Penipuan Rp200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Kamis, 10 September 2026 - 16:39 WIB

Percakapan di Aplikasi Komunikasi Bongkar Dugaan Persetubuhan Anak di Sumenep, Pria 22 Tahun Ditahan Polisi

Berita Terbaru