Pisah Kenang Bupati Sumenep A Busyro Karim

Senin, 8 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Fauzi Hadiri Pisah Kenang Mantan Bupati Sumenep Dr. Kh A Busyro Karim

Bupati Fauzi Hadiri Pisah Kenang Mantan Bupati Sumenep Dr. Kh A Busyro Karim

SUMENEP, detikkota.com – Pisah kenang Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Dr. KH. A Busyro Karim setelah memasuki akhir masa jabatan bupati selama dua priode atau 10 tahun, Minggu (7/3/2021).

Acara tersebut dilaksanakan di Aula Pendopo Agung, Keraton Sumenep, dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Sekda beserta para asisten,  Forum Pimpinan Daerah, Kapolres Sumenep, Dandim 0827, Kepala Pengadilan Negeri, Kepala Pengadilan agama, Kajari, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dan Camat Kabupaten Sumenep.

Dalam sambutan Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyampaikan, pisah kenang Bupati periode 2010-2020, pada kesempatan tersebut tidak banyak yang dia sampaikan tentunya atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian selama ini terhadap Kabupaten Sumenep selama 10 tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Prestasi yang menurut saya agak sulit ditiru oleh siapapun pada saat ini artinya beliau salah satu pemimpin daerah yang mengabdi di birokrasi pemerintahan selama bertahun-tahun atas segala capaian selama ini yang sudah dilakukan tentu banyak sekali capaian-capaian baik di bidang infrastruktur yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu,” tuturnya, Minggu (7/3).

Menurutnya, seluruh masyarakat di Kabupaten Sumenep sangat mengetahui lebih-lebih informasi publik media sosial yang sangat membantu informasi-informasi tentang capaian apa yang sudah dilakukan selama mengabdi di Kabupaten Sumenep.

“Bukan hanya di bidang infrastruktur di bidang pelayanan publik seperti apa yang tadi sudah diputar bagaimana beliau mempermudah akses perizinan salah satu adalah program yang namanya paket program yang kewenangannya diserahkan kepada Camat sebagai penguasa teritorial di kecamatan dalam rangka mempermudah masyarakat agar tidak terlalu jauh untuk mengurus hal-hal perizinan,” paparnya.

Bahkan, kata Bupati, tidak hanya di pelayanan publik di bidang pendidikan banyak hal yang sudah dilakukan oleh beberapa capaian-capaian yang telah diketahui bersama-sama.

Pihaknya berharap pengabdian yang terus memberikan advis kepada pemerintahan Sumenep yang saat ini, agar diberikan masukan-masukan yang positif dalam rangka melanjutkan pemerintahan yang sudah baik agar menjadi lebih baik, tentu bagian dari tantangan pemimpin saat ini agar menjadi lebih baik.

“Agar saudara Abuya Busyro Karim terus mengabdi untuk Kabupaten Sumenep tidak harus menjadi Bupati Sumenep tidak harus menjadi pejabat di Sumenep tetapi kapanpun di manapun kita harus terus memberikan sumbangsih untuk pemerintah Kabupaten Sumenep,” ucapnya.

“Beberapa hal yang saya ingat dalam ucapan beliau yang menjadi sebuah rekaman dalam pikiran saya sesungguhnya apa yang menjadi tujuan dan keinginan tidak harus kita menjadi seorang pejabat tetapi gimanapun kita bisa melakukan dalam hal pengabdian untuk Kabupaten Sumenep yang kita cintai,” pungkasnya.

Di waktu yang sama mantan Bupati Sumenep Dr. KH A Busyro Karim menyampaikan permohonan maaf jikalau ada kesalahan selama meminpin di Kota Keris.

“Alhamdulillah kami telah menyelesaikan semua tugas kami dengan baik dengan tidak ada sesuatu yang mengganjal,” ucapnya.

Semoga Tuhan memberi Kesehatan dan semangat untuk terus bekerja memberikan yang terbaik untuk masyarakat Sumenep. “Saya yakin, Bupati baru ini bisa lebih maju lagi dengan semangat kebersamaan,” katanya.

“Untuk Masyarakat khususnya yang ada di pondok pesantren dan masyarakat secara umum. Artinya kami selesai Bupati tapi nampaknya tak akan pernah selesai untuk mengabdi di Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.(fer)

Berita Terkait

Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan
Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan
PT IKS Kembali Jadi Sorotan, Pekerja Keluhkan Sistem Pengupahan hingga Dugaan Pelanggaran
Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata
Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Persawahan Gapura, Ditemukan Luka di Kepala dan Leher
Pemkot Malang Perkuat Edukasi Terkait LGBT, DPRD Dorong Pendidikan Karakter Berkelanjutan
BMKG: Cuaca Jawa Timur Didominasi Cerah, Waspadai Udara Kabur dan Gelombang Perairan Selatan

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:11 WIB

Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:07 WIB

Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:27 WIB

PT IKS Kembali Jadi Sorotan, Pekerja Keluhkan Sistem Pengupahan hingga Dugaan Pelanggaran

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:52 WIB

Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:49 WIB

Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan

Berita Terbaru