Lumajang Tingkatkan Kompetensi SDM Pariwisata untuk Raih Pasar Global

Selasa, 12 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUMAJANG, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pariwisata (Dispar) meluncurkan program percepatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata guna menarik wisatawan mancanegara, khususnya dari Eropa.

Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan potensi alam seperti Gunung Semeru, Ranu Kumbolo, dan Air Terjun Tumpak Sewu yang dinilai memiliki daya tarik tinggi karena keaslian dan keindahan lanskapnya.

Kepala Dispar Lumajang, Yuli Harismawati, mengatakan salah satu tantangan utama dalam pengembangan pariwisata daerah adalah kendala komunikasi lintas bahasa. “Mereka (wisatawan, red) mencari alam yang benar-benar asli, tanpa bangunan yang merusak eksotika lanskap. Lumajang punya keunggulan kompetitif di sini. Tapi, bahasa adalah kunci untuk membuka pintu pengalaman yang berkesan,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program peningkatan kapasitas SDM ini tidak hanya berfokus pada pelatihan bahasa asing, tetapi juga meliputi keterampilan hospitality, teknik storytelling destinasi, dan pemahaman lintas budaya. “Kita ingin pemandu tidak sekadar menjadi penerjemah, tapi juga sahabat perjalanan yang membuat wisatawan pulang membawa cerita indah tentang Lumajang,” tambah Yuli.

Upaya peningkatan kompetensi ini telah dimulai sejak 2024 melalui kerja sama dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember. Materi pelatihan mencakup bahasa Indonesia dan Inggris, public speaking, sejarah budaya, hingga dokumentasi pengembangan pariwisata. Dispar juga membuka peluang kerja sama dengan lembaga pendidikan, komunitas bahasa, dan relawan internasional untuk memperluas jangkauan program.

Menurut Yuli, SDM pariwisata yang profesional akan menciptakan efek domino, seperti meningkatnya okupansi penginapan, pertumbuhan UMKM, dan promosi gratis dari unggahan wisatawan di media sosial. “Pariwisata adalah wajah daerah. Kalau wajah ini ramah, profesional, dan komunikatif, maka Lumajang akan menjadi cerita yang direkomendasikan di setiap sudut dunia,” pungkasnya.

Dengan strategi ini, Lumajang tidak hanya mengandalkan lanskap alam yang memukau, tetapi juga berupaya memberikan layanan setara standar global untuk bersaing di pasar pariwisata internasional.

Berita Terkait

Kuliner Ikan Asap Blimbingsari Banyuwangi Bertahan Sejak 1977, Jadi Favorit Wisatawan
Revitalisasi Pantai Pondok Bali Subang Segera Dimulai, Kang Rey Tegaskan Fokus Pada Penataan Tanpa Merusak Ekosistem
Sego Lemeng dan Kopi Uthek Meriahkan Festival “Janda Reni” di Banyuwangi
Ground Breaking JLKT, Upaya Jaga Ekosistem dan Tata Wisata Bromo
Banyuwangi Jadi Magnet Syuting, Raffi Ahmad dan The Dudas Turun Gunung
Festival Durian Songgon Angkat Potensi Lokal, Bupati Ipuk Apresiasi Kreativitas Desa
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa di Pasuruan, Tradisi Tetap Terjaga
Pulau Merah Jadi Magnet, Kunjungan Wisata Banyuwangi Tembus 240 Ribu

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:49 WIB

Kuliner Ikan Asap Blimbingsari Banyuwangi Bertahan Sejak 1977, Jadi Favorit Wisatawan

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:25 WIB

Revitalisasi Pantai Pondok Bali Subang Segera Dimulai, Kang Rey Tegaskan Fokus Pada Penataan Tanpa Merusak Ekosistem

Minggu, 19 April 2026 - 23:20 WIB

Sego Lemeng dan Kopi Uthek Meriahkan Festival “Janda Reni” di Banyuwangi

Selasa, 14 April 2026 - 07:41 WIB

Ground Breaking JLKT, Upaya Jaga Ekosistem dan Tata Wisata Bromo

Senin, 13 April 2026 - 09:47 WIB

Banyuwangi Jadi Magnet Syuting, Raffi Ahmad dan The Dudas Turun Gunung

Berita Terbaru